• Jelajahi

    Copyright © Kanal Sumut
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Monetize your website traffic with yX Media

    Peduli Masyarakat Ekonomi Lemah, KOPI Pedulimat Berbagi Sembako di Tengah Wabah Corona

    Jumat, 10 April 2020, April 10, 2020 WIB Last Updated 2020-04-10T08:41:20Z
    yX Media - Monetize your website traffic with us
    yX Media - Monetize your website traffic with us






    MEDAN- Usai merebaknya wabah virus corona atau Covid-19, yang menyerang Indoensia, Pemerintah memberlakukan peraturan kepada rakyatnya, untuk selalu berdiam diri didalam rumah. Dan karenanyalah, tidak sedikit masyarakat yang mengharuskan mereka berkerja dari rumah dan melakukan social distancing, bahkan membuat orang yang tak memiliki pekerjaan tetap, menjadi hilang arah dan luntang lantung karena tidak memiliki penghasilan.

    Melalui uluran tangan dari Komunitas Putera-Puteri TST Peduli Kota Matsum (KOPI Pedulimat), yang ada di Jalan Puri, Kecamatan Medan Area , tepatnya di TST Pak Haji, mereka menjalin kerjasama dengan seorang donatur yang sering disapa Pak Hatta, untuk bersama membangkitkan rasa kepudilian, dengan membagikan sebagian rezki kepada warga yang tidak mampu.

    Pembagian sembako berupa beras, Indomie, Ikan patin Siap saji ini, sudah mereka lakoni selama tiga kali. Dengan thema Jumat sedekah, tim membagikan bantuan sembako secara bertahap, sesuai dengan urutan lingkungan yang ada di Kota Matsum.

    Untuk teknis pembagiannya, terlebih dahulu tim dari KOPI Pedulimat mendata siapa saja yang dianggap keluarga tidak mampu, kemudian barulah mereka membagikan sembako yang mereka terima dari Pak hatta, sesuai dengan data yang mereka punya. Jika mana mereka mendapatkan data baru keluarga yang tidak mampu, mereka akan menambahkan data baru tersebut dan memberikan bantuannya di minggu yang akan datang.

    Muhammad Hatta atau sering disapa Pak Hatta, saat ditemui di markas KOPI pedulimat, Kamis (09/04), menjelaskan ide memberikan bantuan ini berawal dari peraturan pemerintah yang melarang warganya untuk keluar rumah, yang pasti akan menimbulkan dampak ekonomi terhadap masyarakat, khususnya masyarakat ekonomi lemah.

    “Dari sanalah kami bersama membangun kepedulian, untuk membantu masyarakat yang tidak mampu dengan memberikan sembako, sampai akhinrya nanti keadaan bisa pulih seperti semula,” tuturnya.




    Pak Hatta yang juga merupakan Kader Demokrat di Kota Medan, menambahkan selain Pemerintah harus bergerak cepat dalam menangani pencegahan penyebaran Covid-19, pemerintah atau oknum lainnya tidak lagi harus saling menyalahkan,

    “sekarang yang kita harus pikirkan bagaimana kita bisa bersama-sama membantu masyarakat lemah, untuk tetap bisa makan ditengah pembatasan zona, karena virus corona. Yang masyarakat mampu membantu masyarakat yang tidak mampu, dan Pemerintah juga harus segera merealisasikan bantuan kepada masyarakat, agar seluruh masyarakat lemah dapat terbantu,” tegas Pak Hatta.

    Sementara diwaktu yang sama, Kuntet, anggota tim KOPI Pedulimat menyatakan tidak menemukan kendala saat memberikan bantuan tersebut kepada masyarakat. Karena selain menjalakan himbauan pihak kepolisian untuk menghindari kerumunan, timnya juga sudah mendata pasti mana saja masyarakat yang tidak mampu, dan pantas untuk mendapatkan bantuan.

    “ Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, seperti berebut ketika pembagian sembako, maka kami terlebih dahulu sudah mendata, mana saja warga yang tidak mampu, untuk menerima santunan, sesuai dengan lingkungan dan jadwal giliran yang sudah ditetapkan,” jelas Kuntet.

    Selain memberikan bantuan sembako yang diadakan setiap hari Jumat, tim dari Komunitas Putera-Puteri Peduli kota Matsum (KOPI Pedulimat), juga mensosialisasikan warga untuk menjalankan arahan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, sekaligus juga dilakukan penyemprotan di rumah-rumah warga. (Red)  
      

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini