• Jelajahi

    Copyright © Kanal Sumut
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Monetize your website traffic with yX Media

    Polres Sergai Gelar Rapat Kordinasi Guna Cegah Penggunaan Pukat Trawl

    Sabtu, 14 Maret 2020, Maret 14, 2020 WIB Last Updated 2020-03-14T00:18:53Z
    yX Media - Monetize your website traffic with us
    yX Media - Monetize your website traffic with us


     
    Sumber Foto : Istimewah

    Kabupaten Sergai- Menindak lanjuti penanganan kegiatan Pukat Trawl yang hingga saat ini belum juga dapat terselesaikan, Kapolres Sergai AKBP Rabin Simatupang, menggelar rapat kordinasi untuk melakukan operasi penanganan Terhadap Kegiatan Pukat Trawl Perairan Laut Kabupaten Serdang Bedagai khususnya di Wilayah hukum Polres Sergai. Rapat yang dimulai pada  Kamis sore (12/3/2020) dilakukan di  Aula Patriatama Polres Sergai.


    Pada sesi pembicaraannya Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum menegaskan tidak setuju dengan pengunaan pukat trawal, karena selain perlunya kordinasi untuk melakukan operasi bersama, Setiap kapal bermotor juga ada undang -undang dan harus ada izin pelayaran oleh dinas terkait yakni Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP).


    Menurut Kapolres untuk menyelesaikan hal ini tidak bisa hanya ditangani oleh polisi saja, perlu adanya campur tangan dari Dinas perikanan dan Kelautan Provinsi, “jadi Perlu Semua Pihak untuk bersama mengawasi Nelayan Pukat Trawl khususnya di Kabupaten Sergai," tegas Kapolres.


    Sementara dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara, yang diwakili oleh Togar Parlindungan menyebutkan bahwa pengawasan yang mereka lakukan memiliki keterbatasan dalam sarana dan prasarana, SDM serta anggaran. Sehingga dengan melalui  pertemuan ini beliau berharap kerja sama penanganan yang dilakukan dapat terlaksana secara maksimal, karena Dinas Kelautan dan perikanan tidak mengeluarkan Izin, penangkapan ikan, Rekomendasi Teknis untuk Dinas perizinan pelayanan terpadu. Melalui pertemuan ini ia juga berharap instasi terkait seperti Polisi, TNI Angkatan Laut, Dinas Perikanan dapat untuk menuntaskan Persoalan Nelayan dan Pengawasan terhadap aturan berlayar,tuturnya.


    Sumber Foto : Istimewah

    Hal Senada juga dikatakan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Serdang Bedagai, Sri Wahyuni, bahwa saat ini melalui Via Telfon dan surat, dari KPLP Belawan kami juga meminta dalam pengawasan melibatkan Dinas Perikanan Kabupaten. Karna kabupaten
    sudah membuat MOU dengan Dinas Provinsi dalam hal pengawasan Nelayan.
    "Pembinaaan Sudah dilakukan Pemkab Sergai, dengan Mengolah Budidaya Ikan, dan Kegiatan lainnya. Dan kami juga menghimbau nelayan untuk taat aturan,"ungkap Kadis Kelautan dan Perikanan. Untuk penambahan data beliau menambahkan bahwa sebanyak 11.430 nelayan di sejumlah kecamatan, tidak ada menggunakan pukat trwal.


    Sementara itu, Ketua Aliansi Nelayan Sumut Bersatu(ANSU), Sutrisno SH, mengatakan mendukung dibentuknya kerja sama penanganan untuk menindak penggunaan pukat trawl khususnya di kawasan Sergai. Menurutnya “dulunya banyak nelayan yang menggunakan pukat trawl di Kabupaten Serdang Berdagai, namun sejak pelarangan tersebut, para nelatan sepakat tidak lagi menggunakan trawl,” ucap Sutrisno.  (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini