• Jelajahi

    Copyright © Kanal Sumut
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Monetize your website traffic with yX Media

    Pemko Medan Keluarkan Surat Edaran Meliburkan Sekolah Terkait COVID-19

    Selasa, 17 Maret 2020, Maret 17, 2020 WIB Last Updated 2020-03-17T13:11:50Z
    yX Media - Monetize your website traffic with us
    yX Media - Monetize your website traffic with us



    Medan - Pemerintah Kota (Pemko) Medan mulai mengeluarkan surat edaran nomor 440/2582 tentang antisipasi pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di Kota Medan. Surat edaran tersebut salah satunya ditujukan ke dunia pendidikan di Kota Medan untuk sementara diliburkan.


    Surat himbauan tersebut menyatakan bahwa satuan pendidikan di Wilayah Kota Medan untuk meniadakan sementara pembelajaran tatap muka di kelas dan melakukan kegiatan belajar di rumah melalui e-learning (belajar online) dengan menggunakan WA grup mata pelajaran

    Kabag Humas Pemko Medan, Arrahman Pane mengatakan bahwa surat edaran tersebut dimulai sejak hari ini atau pada 17 hingga 30 Maret 2019.

    "Mulai tanggal 17 ini sampai tanggal 30 Maret mulai dari Paud sampai universitas yang ada di Wilayah Medan" katanya, Selasa (17/3).


    Satuan pendidikan untuk menunda pelaksanaan evaluasi pembelajaran atau evaluasi dimaksud dapat dilaksanakan dengan penugasan.

    Dinas pendidikan dan satuan pendidikan agar menunda kegiatan lomba-lomba pendidikan dan lomba-lomba lainnya di luar sekolah termasuk outing class/study tour.

    Menjaga lingkungan sekolah tetap higienis dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

    Kepala satuan pendidikan dan tenaga pendidikan tetap menjalankan tugas di sekolah untuk menyelesaikan administrasi

    Serta kepala orang tua murid untuk menjaga dan mengawasi anaknya agar tidak keluar rumah apabila tidak ada kepentingan yang mendesak dan tetap belajar di rumah.

    Untuk kegiatan umum lainnya seperti kegiatan car free day, Arrahman menuturkan untuk sementara dihentikan sampai batas yang ditentukan.

    "Untuk ASN, seperti rapat-rapat di kurangi dan laksanakan aktivitas di ruangan kantor aja. ASN tetap menjalani pelayanan tidak diliburkan," tuturnya.

    "Untuk tempat rumah ibadah seperti masjid-masjid, gereja-gereja dan yang lainnya rencananya akan kita sterilkan dengan disinfektan," tambah Arrahman.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini