• Jelajahi

    Copyright © Kanal Sumut
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Monetize your website traffic with yX Media

    Pasangan Ini Terpaksa Tunda Pernikahannya Karena Wabah Covid-19

    Rabu, 25 Maret 2020, Maret 25, 2020 WIB Last Updated 2020-03-25T10:36:21Z
    yX Media - Monetize your website traffic with us
    yX Media - Monetize your website traffic with us


    LUBUK PAKAM - Keluarga kedua mempelai lebih memilih menunda acara pesta pernikahan anaknya yang bakal disambut dengan suka cita, ketimbang belakangan diketahui para undangan ketika menghadiri pesta pernikahan  terkena dampak wabah Covid 19 yang sudah merebak kepenjuru dunia, ujar Emil Zein (23/3/2020) di rumahnya jalan Thamrin Kelurahan Syahmad Lubuk Pakam.

    Emil Zein mewakili keluarga kedua mempelai mengatakan hal itu bukan tanpa alasan, menurutnya, siapa yang bisa tau diantara tamu undangan yang hadir semuanya sehat, tidak ada yang sudah kena virus Corona? Ucapnya sambil bertanya.

    Oleh karena itulah saya sebagai orang tua dari pihak lelaki anak kami Muhammad Refo Zein dan pihak mempelai wanita Sunardi putrinya bernama Fahlan Mita Dian Clarisyiah, pesta pernikahan yang akan di helat Jum'at  (27/3/2020) di tunda demi terjaga terkena dampak Covid 19 tutur kedua
    Orang tua mempelai.

    Ketika disinggung apakah tidak banyak menanggung kerugian terkait pembatalan acara pesta pernikahan, Zein panggilan akrabnya sedikit agak terdiam, sambil meletakkan gelas kopi yang baru di minum ia pun berujar. Selain menghormati pemerintah akan adanya larangan berkumpul guna mencega wabah Corona,kita juga harus melindungi keluarga dari wabah virus Corona yang jadi perhatian ummat seluruh dunia, tandasnya.

    Menanggapi warga lubuk pakam menunda pesta pernikahan, dan itu dilakukan demi menjaga penularan virus Corona, Hasan Basri Siregar yang juga wakil sekretaris forum Exponen Pemuda Deli Serdang (Forenda) mengaku salut, dia bung Zein luar biasa ungkapnya Senin malam (23/3) di rumahnya Desa pasar 6 Kualanamu kecamatan beringin.

    Kalau ada warga masyarakat, yang sudah memiliki kesadaran cukup tinggi terkait bahaya wabah penularan virus Corona, kemudian dengan bijaksana mengambil keputusan dengan pengorbanan cukup besar, menunda pesta pernikahan anaknya ini patut kita apresiasi, kata Basri.

    Basri juga berharap, sikap seorang yang berkorban seperti itu hendaknya bisa di ikuti semua warga lainnya, untuk sementara mari kita semua mau berbuat , jangan anggap remah wabah yang sudah mendunia ini, khusus untuk kedua keluarga mempelai, mari kita doakan, semoga penundaan yang mereka lakukan, kelanjutannya nanti akan mendapat keberkahan yang lebih besar,tutup Hasan Basri Siregar.( jn  )
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini