• Jelajahi

    Copyright © Kanal Sumut
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Monetize your website traffic with yX Media

    Nekat Edarkan Sabu, Residivis Kasus Narkoba Asal Perbaungan Kembali Diamankan Polisi

    Minggu, 29 Maret 2020, Maret 29, 2020 WIB Last Updated 2020-03-29T12:44:00Z
    yX Media - Monetize your website traffic with us
    yX Media - Monetize your website traffic with us




    SERDANGBEDAGAI-Sektor Polsek Perbaungan berhasil meringkus Siswandi alias Wandi (34) warga jalan Al- Washliyah Lingkungan Juani Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai, usai tertangkap tangan memiliki dan mengedarkan nakotika jenis sabu di rumahnya pada Sabtu (28/30) kemarin. 

    Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan 37 Paket sabu seberat 8,37 Gram, 8 lembar plastik klip transparan kosong, 2 pipet yang sudah dimodifikasi untuk sendok sabu dan 1 buah dompet berwarna biru.

    Penangkapan Siswandi ini berawal dari adanya laporan masyarakat tentang adanya peredaran narkoba di Lingkungan Juani Kelurahan Simpang Tiga pekan Kecamatan perbaungan Kabupaten Sergai, mengetahui hal tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka dan menyita sejumlah barang bukti.




    Berdasarkan keterangan tersangka Siswandi yang sehari -hari bekerja sebagai penarik becak, ia membeli sabu dari seorang teman berinisial YI, warga Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, Sergai, dengan harga Rp 1.800.000, dimana sabu tersebut akan dia jualnya  kembali dengan menjadikan  37 paket sabu yang sudah dibungkus plastic klip transparan.

    Tersangka juga mengaku sudah satu bulan menjadi sebagai pengedar sabu, dan dirinya mengaku sudah pernah dihukum pada tahun 2004 terkait kasus narkotika.

    Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, SH, M.Hum pada Minggu Sore (29/03) menjelaskan Saat 
    ini pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Perbaungan dan akan dilimpahkan ke Sat Narkoba Polres Sergai untuk proses hukum selanjutnya, “ Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 114 (2) Subs pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Natkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama seumur hidup,” tutur Kapolres. (ZBL)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini