• Jelajahi

    Copyright © Kanal Sumut
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Monetize your website traffic with yX Media

    Fogging Liar Berbayar di Tengah Kegundahan Covid-19 di Desa Kolam

    Senin, 30 Maret 2020, Maret 30, 2020 WIB Last Updated 2020-03-30T02:28:07Z
    yX Media - Monetize your website traffic with us
    yX Media - Monetize your website traffic with us



    PERCUT SEI TUAN - Di tengah kegundahan masyarakat saat ini masih ada pihak yang menyelam sambil minum air. Bagaimana tidak warga Komplek Griya Nabila 2, Jl Masjid, Dusun VIII, Desa Kolam, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang yang sedang ternanti-nanti dengan giliran penyemprotan disinfektan dari Pemkab Deliserdang justru didatangi ‘pasukan’ fogging asap-asap parit.

    Mereka berjumlah beberapa orang, di antaranya dua perempuan berjalan menyisir rumah-rumah warga yang mau diasap-asapi menyusul mesin foging mengaung-ngaung membuat warga berkeluaran dari dalam rumah mereka.

    “Salah seorang dari mereka tak segan-segan meminta Rp10.000,- setiap rumah biar parit di depan rumah diasap-asapi,” ungkap salah seorang warga kepada wartawan Kanal Sumut,  Minggu (29/03/2020 )

    Warga itu mengakui, tidak ada paksaan untuk disemburkan asap fogging. “Yang tidak mau bayar ya depan rumahnya tak mendapat bagian semburan asap,” kata warga

    Sementara itu,  Kepala Desa Kolam, Jufri Purwanto melalui Plt Sekdes Ria Parmawati ketika ditanyai tentang aksi asap-asap pekarangan di tengah gundah-gulana Covid-19 saat ini mengatakan aksi asap-asap mengusur nyamuk di Komplek Griya Nabila 2 itu tidak diketahui pihak Pemerintahan Desa Kolam. “Itu boleh ditolak ataupun diusir, karena sudah membuat resah di tengah kondisi sekarang ini tidak ada penyemprotan nyamuk,” kata ria

    Menurutnya, saat ini pemerintah lagi fokus pada upaya meminimasir pandemi Covid-19. Seandainya pun ada fogging dari pemerintah, itu tidak pernah ada kutipan uang sepeserpun.

    Plt Sekdes Kolam Ria Parmawati mengimbau "kepada masyarakat Desa Kolam untuk aktif dan peduli pada lingkungan, agar tidak sembarangan menetrima para pihak yang memanfaatkan kondisi mencemaskan saat ini." ucap Ria ( jn  )
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini