• Jelajahi

    Copyright © Kanal Sumut
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Monetize your website traffic with yX Media

    Begini Cara Regal Springs Indonesia Mengelolah Limbah Ikan

    Kamis, 12 Maret 2020, Maret 12, 2020 WIB Last Updated 2020-03-12T10:33:44Z
    yX Media - Monetize your website traffic with us
    yX Media - Monetize your website traffic with us


    Regal Springs Indonesia terus melanjutkan Program Keberlanjutan Terpadu KAMI PEDULI dengan mengumumkan perluasan Kebijakan Limbah Ikan Nol atau Zero Fish Waste Policy.
    Perusahaan kini mulai mendaur ulang semua ikan di luar spesifikasi ‘Out of Specification fish’ (OSF) menjadi pakan ternak dalam rangka mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan pemanfaatan sumberdaya ikan.

    “Sebuah pabrik pengolahan akan dibangun untuk menghasilkan pakan ternak dengan bahan baku ikan di luar spesifikasi. Program ini juga akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat,” kata Community Affairs Senior Manager Regal Springs Indonesia, Dian Octavia, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/3/2020).



    Regal Springs Indonesia sebelumnya telah menggunakan sumberdaya yang besar saat meluncurkan Program Keberlanjutan Terpadu KAMI PEDULI. Perusahaan, di antaranya, telah melakukan uji coba penggunaan alat pemberi pakan otomatis dan sistem daur ulang keramba untuk budidaya di Danau Toba dan memasang alat pengolah air yang baru di pabrik Lubuk Naga, Sumatera Utara.

    “Sebagai bagian program KAMI PEDULI, kami memperluas Kebijakan Limbah Ikan Nol di luar pengolahan filet ikan, di mana kami telah mendaur ulang sisa-sisa bagian ikan seperti sisik menjadi kolagen untuk industri farmasi dan mengolah kerangka ikan menjadi pupuk kompos untuk pertanian,” jelas Dian.





    Sekedar informasi, Regal Springs Indonesia adalah perusahaan Akuakultur dan Pengolahan Bertanggungjawab yang merupakan bagian dari Regal Springs Group, perusahaan Swiss yang bermarkas di Singapura.

    Perusahaan yang berkantor pusat di Medan ini memiliki operasi di Sumatera Utara dan Jawa Tengah dengan mempekerjakan sekitar 3.500 karyawan, yang sebagian besar direkrut dari desa-desa sekitar operasi perusahaan.

    “Kami kini memperluas Kebijakan Limbah Ikan Nol untuk juga mencakup semua ikan di luar spesifikasi (OSF) dari lokasi-lokasi budidaya kami di Danau Toba.Di samping itu, kami juga melakukan program pelepasan benih ikan, penanaman pohon dan pembersihan danau untuk mendukung peningkatan mutu air di Danau Toba,” pungkas Dian.


    Saat ini, Naturally Better Tilapia Regal Springs Indonesia mendapatkan sertifikasi dari Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) dari Kementerian Kelautan & Perikanan, British Retail Consortium untuk Cara Pengolahan yang Baik, ASC (Aquaculture Stewardship Council) Farming untuk Akuakultur Bertanggung jawab, ASC Chain of Custody untuk Ketertelusuran, ASC Social Module untuk Standar Sosial Budidaya, Global Aquaculture Alliance (GAA) & BAP (Best Aquaculture Practices) untuk Akuakultur Bertanggung jawab; dan Ethical Trading & Social Compliance untuk Standar Sosial Pabrik.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini